37°C
27 February 2024
Menyusui

Tak Perlu Minum ASI Booster Saat Payudara Bengkak

  • Oktober 10, 2023
  • 4 min read
Tak Perlu Minum ASI Booster Saat Payudara Bengkak

Hibunda – ASI kurang memang membuat busui cemas begitu juga saat ASI kebanyakan dan membuat payudara memiliki masalah. Lalu, saat payudara lebam, masihkah bisa minum ASI booster ya, Bunda?

Saat beberapa minggu awalnya kelahiran, payudara memang tetap menyesuaikan dengan keperluan ASI Sang Kecil. Seringkali, produksinya juga terlalu berlebih dan jadi kelebihan suplai pada akhirannya.

Tapi, seringkali beberapa ibu alami suplai ASI yang sedikit. Mereka juga seringkali memilih untuk konsumsi ASI booster buat mengangkat produksi ASI-ya.

Ini sebetulnya sah-sah saja dilaksanakan ya, Bunda. Suplementasi awal dalam beberapa hari awal sesudah bayi lahir kemungkinan dianjurkan untuk menolong menangani keadaan klinis sementara pada bayi. Umumnya, sesudah stok ASI masuk seutuhnya dan keadaan bayi makin membaik, pemberian suplemen bisa disetop seperti d ikutip dari situs Sdbfc.

Pemberian suplemen dalam periode panjang, misalkan pada bayi prematur, bayi yang kesusahan menyusu, atau ibu menyusui yang berusaha tingkatkan supply ASI, kemungkinan membutuhkan proses penyapihan lebih lama.

Tak Perlu Minum ASI Booster Saat Payudara Bengkak

Payudara lebam dan ASI booster

Ini bisa juga memunculkan dampak negatif lain termasuk payudara lebam karena kelebihan produksi ASI sementara bayi belum kebanyakan menyusu. Karena itu, memerhatikan pertanda menyusui yang efisien pada bayi bisa menjadi sisi penting dari perawatan bayi.

Ya, kerap kali pemakaian ASI booster memang menolong produksi ASI berlimpah secara cepat. Tapi, hal itu jadi permasalahan baru saat kelebihan suplai ini membuat payudara lebam. Keadaan ini benar-benar tidak nyaman ya, Bunda. Apa lagi, bayi belum juga kebanyakan menyusu serta lebih banyak tertidur.

Bengkak payudara terjadi saat payudara Bunda terlampau sarat dengan susu dan itu dapat menyakitkan dan kemungkinan berasa kuat dan lebam.

“Ini umum terjadi dalam beberapa hari awal, baik Anda sedang menyusui atau mungkin tidak, saat ASI Anda keluar,” kata Katherine Fisher, seorang konsultan laktasi.

“Dan di masa datang, ini menjadi permasalahan karena beberapa argumen, termasuk bayi Bunda tidak keringkan payudara seutuhnya atau karena Bunda melewati waktu menyusu atau karena bayi menemui kesusahan lidah dan tidak bisa menyusu secara betul,” ucapnya d ikutip dari situs M&B.

Untungnya, dampak negatif ini umum dan ada banyak cara yang bisa Bunda mengambil untuk memudahkannya. Satu diantaranya yaitu Bunda agar lebih pro aktif menyusui dan cari kode awalnya lapar dari bayi.

Selanjutnya, beri sesion menyusui pada bayi saat Bunda menyaksikan pertanda lapar itu hingga Bunda bisa memberi makanan sama sesuai keperluannya. Tetapi, bila bayi sedang tidur dan kelebihan suplai membuat Bunda benar-benar tidak nyaman, Bunda kemungkinan bisa menggugah bayi agar selekasnya menyusu.

Pastikan pada keadaan itu, Bunda membuat payudara betul-betul terkuras secara baik saat sebelum tawarkan payudara yang lain. Dan, check secara baik sikap menyusui dan tehnik menyusui. Dengan posisi yang betul, tentu saja saluran ASI lebih lancar dan pelekatan dapat optimal.

Masalahnya selanjutnya, kerap kali payudara lebam yang disebabkan stock ASI yang terlampau penuh memunculkan rasa ngilu karena susu dan cairan lain menimbun didalamnya. Umumnya, keadaan ini terjadi pada minggu awal sesudah kelahiran tapi juga bisa terjadi di saat lain saat bayi tidak menyusu.

Bengkak payudara dapat benar-benar tidak nyaman. Payudara Bunda kemungkinan berasa lebih berat dan hangat dari umumnya, serta berasa sakit saat menyusui seperti d ikutip dari situs Raising Children.

Langkah terbaik untuk menangani bengkak payudara dengan memerhatikan pertanda awalnya lapar pada bayi Bunda dan memberikan makan bayi Bunda seringkali. Langkah lain yang dapat dicoba yaitu:

  1. Gunakan bra atau crop hebat yang tidak begitu ketat. Dan, bebaskan bra seutuhnya sebelum akan memulai menyusui.
  2. Kompres payudara dengan kain hangat sepanjang beberapa saat saat sebelum menyusui untuk menolong kelancaran let down reflex.
  3. Peras sedikit ASI dengan tangan sebelum akan memulai menyusui. Ini bisa menolong bayi menempel lebih gampang.
  4. Beri pijatan payudara secara halus sesudah menyusui.
  5. Bila Bunda mempunyai persoalan menyusui selanjutnya dan bengkak payudara tidak juga pulih, sebaiknya selekasnya menjumpai dokter atau konsultasi dengan ahli laktasi..

Mudah-mudahan infonya menolong ya, Bunda.

About Author

Ayu Dwi Amira