37°C
28 February 2024
Kesehatan

Pola Tidur Kacau Dapat Memicu Hipertensi

  • September 27, 2023
  • 4 min read
Pola Tidur Kacau Dapat Memicu Hipertensi

Hibunda – Pola tidur yang kacau dengan mudah memicu hipertensi bisa juga mengakibatkan depresi. Adapun depresi adalah salah satunya pemicu hipertensi yang biasa terjadi.

Kekurangan tidur ialah permasalahan yang kerap dirasakan beberapa orang. Keadaan ini dapat terjadi saat Anda lembur bekerja atau karena faktor yang lain. Tetapi, kekurangan tidur tidak bagus untuk kesehatan.

Keadaan ini disebut bisa tingkatkan tekanan darah, hingga beresiko mengakibatkan hipertensi. Apakah benar begitu? Kenapa kekurangan tidur dapat mengakibatkan tekanan darah tinggi atau hipertensi?

Pola Tidur Kacau Dapat Memicu Hipertensi

Sebuah study yang sudah dilakukan Sleep Medicine Institute dari University of Pittsburgh temukan jika depresi bisa mempengaruhi tekanan darah dan kesehatan jantung Anda. Depresi karena kekurangan tidur dapat tingkatkan tekanan darah sistolik sejumlah 10 point. Bukti ini diketemukan sesudah lakukan riset yang mengikutsertakan 20 orang dewasa yang sehat.

Keadaan ini dapat muncul karena, saat Anda kekurangan tidur, kekuatan badan Anda saat atur hormon depresi, yakni kortisol dan adrenalin, jadi menyusut. Pada akhirannya, ini dapat mengakibatkan produksi hormon depresi yang berlebihan dalam tubuh.

Hormon depresi, yakni adernalin dan kortisol, adalah hormon yang dibuat oleh kelenjar adrenal, yang berada di atas ginjal. Saat dibuat dengan berlebihan, hormon adrenalin bisa tingkatkan detak jantung, dan hormon kortisol bisa tingkatkan gula atau glukosa pada darah Anda. Adapun ke-2 keadaan itu berperanan saat tingkatkan tekanan darah.

Kenaikan tekanan darah karena depresi karena kekurangan tidur ini hanya terjadi sesaat. Saat tidur Anda telah berkualitas lagi, tekanan darah Anda dapat kembali lagi ke keadaan yang normal.

Tetapi, depresi yang akut dapat memunculkan keadaan yang serius. Begitu juga jika keadaan kekurangan tidur Anda telah kronis. Kekurangan tidur yang terus-terusan terjadi dan dalam waktu lama dapat tingkatkan tekanan darah secara tetap dan mengakibatkan tekanan darah tinggi atau hipertensi. Adapun untuk yang sudah mempunyai kisah tekanan darah tinggi, keadaan ini dapat jadi memperburuk hipertensi Anda dan tingkatkan dampak negatif berlangsungnya kompleksitas hipertensi.

Karena itu, jika Anda alami kekurangan tidur, seharusnya Anda selekasnya cari tahu pemicunya. Jika memang perlu, diskusikan sama dokter agar bisa menangani keadaan itu hingga Anda juga bisa menghambat hipertensi terjadi.

Beragam permasalahan tidur yang dapat mengakibatkan darah tinggi

Ada banyak keadaan kesehatan yang dapat mengakibatkan kekurangan tidur, sampai memunculkan tekanan darah tinggi. Jika ini terjadi pada Anda, seharusnya selekasnya kontrol diri ke dokter untuk mendapatkan pengatasan yang akurat. Berikut pemicu yang kemungkinan terjadi:

  1. Obstructive sleep apnea

Obstructive sleep apnea (OSA) ialah masalah tidur yang membuat Anda stop bernapas sesaat saat tidur. Ini adalah masalah tidur yang serius. Masalah ini bisa terjadi sampai 30 kali pada sebuah jam, saat Anda tidur saat malam hari. Mengakibatkan, kualitas tidur Anda jadi jelek dan jam tidur Anda jadi kurang. Anda juga kurang tambah energi dan produktif di hari selanjutnya.

Pola Tidur Kacau Memicu Hipertensi

Riset memperlihatkan, orang yang menderita obstructive sleep apnea enteng sampai sedang, mempunyai dampak negatif tinggi terserang diabtes dan hipertensi. Pada hipertensi, biasanya keadaan ini disebutkan hipertensi sekunder, yakni tipe hipertensi yang disebabkan karena keadaan klinis tertentu.

Bila tidak diobati, OSA bisa tingkatkan dampak negatif seorang terserang beragam penyakit akut seperti stroke, tidak berhasil jantung, dan penyakit serangan jantung pada masa datang.

Masalah ini umumnya mempengaruhi orang separuh baya. Tetapi, keadaan ini juga bisa terjadi pada siapa saja di semua umur, khususnya beberapa orang yang berat badan yang berlebih atau kegemukan.

  1. Insomnia

Keadaan lain yang dapat mengakibatkan seorang kekurangan tidur dan berpengaruh dalam darah tinggi ialah insomnia. Insomnia adalah masalah tidur yang mengakibatkan seorang susah untuk tertidur atau bangun terlampau awal dan tidak bisa kembali tidur.

Insomnia biasanya disebabkan karena keadaan mental atau klinis tertentu, rutinitas tidur yang jelek, konsumsi alkohol atau minuman mengandung kafein, atau merokok.

Dikutip dari Harvard Health Publishing, sebuah riset memperlihatkan jika orang dengan insomnia akut beresiko semakin tinggi alami hipertensi. Riset ini mengikutsertakan 200 orang dengan insomnia akut (terjadilebih dari 6 bulan) dan nyaris 100 orang yang tidak alami insomnia.

Riset itu temukan bukti jika seorang dengan insomnia akut, yang memerlukan waktu lebih dari 14 menit untuk tertidur, mempunyai dampak negatif 3x lipat terserang tekanan darah tinggi dibanding orang yang mempunyai tidur normal. Tetapi, study ini membutuhkan riset selanjutnya untuk memberikan bukti.

Masalah tidur ini dapat terjadi pada siapa saja. Tetapi, keadaan ini tambah beresiko terjadi pada wanita karena transisi menstruasi atau menopause, berumur di atas 60 tahun, mempunyai masalah psikis atau keadaan klinis fisik tertentu, depresi, dan bekerja saat malam hari.

About Author

Ayu Dwi Amira