37°C
28 February 2024
Kehamilan

Penyebab Tulang Ekor Nyeri Saat Hamil

  • Januari 1, 2024
  • 3 min read
Penyebab Tulang Ekor Nyeri Saat Hamil

Hibunda – Tulang ekor (coccyx) adalah tulang kecil berbentuk “V” yang terletak pada bagian bawah tulang belakang. Nyeri pada tulang ekor dalam istilah medis disebut coccydynia. Nyeri tulang ekor saat hamil merupakan salah satu keluhan umum yang dialami oleh ibu hamil. Keluhan ini dapat muncul pada trimester pertama, kedua, atau ketiga kehamilan.

Ada beberapa faktor yang dapat menyebabkan nyeri tulang ekor saat hamil, antara lain:

  • Perubahan hormonal

Selama kehamilan, kadar hormon relaksin meningkat. Hormon ini berfungsi untuk melemaskan otot dan jaringan ikat di tubuh, termasuk di sekitar tulang ekor. Lemahnya otot dan jaringan ikat di sekitar tulang ekor dapat menyebabkan tulang ekor lebih mudah mengalami cedera atau nyeri.

  • Perubahan postur tubuh

Seiring bertambahnya usia kehamilan, ukuran janin semakin membesar. Hal ini dapat menyebabkan perubahan postur tubuh ibu hamil, seperti panggul yang miring ke depan. Perubahan postur tubuh ini dapat meningkatkan tekanan pada tulang ekor, sehingga menyebabkan nyeri.

  • Kenaikan berat badan

Kenaikan berat badan selama kehamilan juga dapat meningkatkan tekanan pada tulang ekor. Hal ini karena berat badan janin dan ibu hamil yang bertambah akan menekan tulang ekor.

  • Konstipasi

Konstipasi merupakan masalah pencernaan yang sering dialami oleh ibu hamil. Konstipasi dapat menyebabkan tekanan pada tulang ekor saat ibu hamil mengejan untuk buang air besar.

  • Kontraksi

Kontraksi merupakan kontraksi otot rahim yang dapat terjadi pada trimester ketiga kehamilan. Kontraksi yang kuat dapat menyebabkan nyeri pada tulang ekor.

  • Cedera

Cedera pada tulang ekor, seperti jatuh atau tertabrak, dapat menyebabkan nyeri pada tulang ekor saat hamil.

Nyeri tulang ekor saat kehamilan biasanya bersifat ringan hingga sedang. Nyeri dapat dirasakan di bagian bawah tulang belakang, di sekitar anus, atau di bagian bokong. Nyeri dapat muncul secara tiba-tiba atau bertahap, dan dapat semakin parah saat duduk, berdiri, atau berjalan.

Untuk mengatasi nyeri tulang ekor saat hamil, ibu hamil dapat melakukan beberapa hal berikut:

  • Istirahat

Istirahat yang cukup dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Ibu hamil disarankan untuk berbaring di tempat tidur dengan posisi yang nyaman.

  • Gunakan bantal atau korset

Bantal atau korset dapat membantu menopang tulang ekor dan mengurangi tekanan pada tulang ekor. Ibu hamil dapat menggunakan bantal khusus untuk ibu hamil atau korset yang dirancang untuk menopang tulang ekor.

  • Kompres hangat

Kompres hangat dapat membantu mengurangi rasa nyeri dan peradangan. Ibu hamil dapat mengompres area tulang ekor yang nyeri dengan kompres hangat selama 15-20 menit, beberapa kali sehari.

  • Olahraga

Olahraga yang tepat dapat membantu menguatkan otot-otot di sekitar tulang ekor dan mengurangi rasa nyeri. Ibu hamil dapat berkonsultasi dengan dokter atau fisioterapis untuk mendapatkan rekomendasi olahraga yang tepat untuk ibu hamil.

  • Obat-obatan

Obat-obatan pereda nyeri, seperti ibuprofen atau acetaminophen, dapat membantu mengurangi rasa nyeri. Namun, ibu hamil sebaiknya berkonsultasi dengan dokter sebelum mengonsumsi obat-obatan apa pun.

Jika nyeri tulang ekor saat hamil terasa sangat parah atau tidak kunjung membaik, ibu hamil sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter.

About Author

Ayu Dwi Amira