37°C
27 February 2024
Menyusui

Penyebab Bayi Rewel Meski ASI Lancar

  • Oktober 5, 2023
  • 4 min read
Penyebab Bayi Rewel Meski ASI Lancar

Hibunda – Saluran ASI Deras tetapi Bayi Rewel, Kenali Pemicu dan Langkah Menanganinya. ASI lamban dan ASI deras kerap membuat serba salah saat menyusui ya, Bunda. Nach, jika saluran ASI deras tetapi bayi rewel kurang lebih apa, sich, pemicunya, Bunda?

Saat saluran ASI deras umumnya bayi menjadi kesusahan sesuaikan irama menyusui. Seringkali, bayi jadi banyak gerak dan condong rewel karena tidak dapat menyesuaikan dengan saluran deras ASI. Kelebihan suplai ASI sering membuat saluran ASI deras. Karena ada keadaan itu tentu saja bisa menyulitkan pemberian ASI untuk Bunda dan Sang Kecil.

Penyebab Bayi Rewel Meski ASI Lancar

Stok ASI umumnya akan sesuaikan dengan keperluan bayi sesudah sekitaran 6 minggu menyusui. Sebagian orang terus menghasilkan ASI semakin banyak dibanding yang diperlukan bayinya, dan ini dikenali sebagai ‘kelebihan pasokan’ atau ‘hiperlaktasi’.

Saluran ASI deras tetapi bayi rewel

Kelebihan suplai ASI yang bersambung sesudah sekitaran 6 minggu awal bisa disebabkan karena beberapa hal satu diantaranya skema makan yang kemungkinan mengakibatkan kelebihan suplai. Ini kemungkinan terjadi bila:

  1. Bunda memberikan makan bayi sama sesuai agenda yang ditetapkan, bukan berdasar keperluan.
  2. Bunda memeras kebanyakan untuk menambahkan stok susu. bayi Bunda ingin menyusu untuk memperoleh kenyamanan.

Pemicu kelebihan suplai yang lain mencakup kebanyakan prolaktin pada darah (hiperprolaktinemia) dan kecondongan genetik.

Kelebihan suplai ASI ini nantinya bisa mempengaruhi Sang Keci. Umumnya, bayi kemungkinan resah atau tertekan sepanjang dan sesudah menyusu. Susah untuk ketahui apa mereka masih lapar atau terlampau cepat mendapat kebanyakan susu.

Bila kelebihan suplai, bayi kemungkinan alami terselak dan tertinggal karena derasnya saluran ASI, menambahkan berat tubuh secara cepat, mempunyai angin yang terlalu berlebih, mengakibatkan sikap tidak tenang dan kolik, membuang air kecil dengan jumlah banyak (lebih dari 10 kali sehari), alami diare kotoran warna hijau, berbuih, dan ruam popok.

Kelebihan suplai bisa membuat menyusui jadi pengalaman yang kurang menggembirakan untuk Bunda dan bayi. Ini bisa mengakibatkan beberapa ibu berpikiran untuk lakukan penyapihan awal bila kelebihan suplai tidak didiagnosa dan diatasi baik seperti d ikutip dari situs Pregnancybirthbaby.

Bagaimanakah cara menganalisis kelebihan suplai ASI?

Penting untuk Bunda untuk memperoleh analisis yang tepat. Ini karena taktik untuk mengurus kelebihan suplai kerap kali mempunyai tujuan untuk kurangi suplai ASI Bunda. Penting untuk menjumpai pakar kesehatan yang bisa memantau bayi Bunda menyusui untuk menganalisis kelebihan suplai.

Panduan menangani saluran ASI deras tetapi bayi rewel

Dalam umumnya kasus hadapi bayi rewel saat menyusu, yang penting dilaksanakan hanya temukan langkah untuk menentramkan bayi lalu terus mencoba. Berikut cara-cara yang dapat dilaksanakan ya, Bunda:

  1. Coba contact kulit ke kulit

Leah Segura, konselor laktasi yang berbasiskan di Midland, Michigan, mereferensikan untuk habiskan waktu bertemu muka dengan bayi Bunda sebagai langkah untuk menurunkan kerewelan. “Contact kulit-ke-kulit saat sebelum agenda pemberian makan (makin banyak makin baik) ialah langkah terbaik untuk menentramkan bayi yang rewel,” terang Segura. “Ini bisa memacu sikap makan perasaanah, atur pernafasan dan denyut jantung, serta menolong perubahan saraf bayi.”

  1. Mengganti segi atau coba posisi berlainan

Kadangkala suatu hal yang simpel seperti beralih segi atau mengganti sikap menyusui bisa memberi fenomena untuk bayi Bunda. Mereka kemungkinan siap untuk payudara lainnya, tapi tidak mempunyai langkah yang terang untuk memberitahu Bunda akan ini hingga mereka menjadi rewel. Atau, bayi Bunda kemungkinan temukan posisi yang lain semakin nyaman atau gampang untuk dilekatkan, khususnya pada saat rewel seperti d ikutip dari situs Parents.

  1. Coba pergerakan dan redupkan lampu

Bayi Bunda barusan habiskan 9 bulan di lingkungan kandungan yang sangat nyaman, dan susah beradaptasi dunia yang berisik, jelas, dan ramai. Bila Bunda bisa temukan langkah untuk mengikuti lingkungan kandungan, dan menentramkan indra bayi, bayi Bunda kemungkinan lebih gampang menyusu.

Coba menggendong bayi dalam gendongan, mengayun-ayunkannya pada lengan Bunda, atau memakai ayunan bayi. Menurunkan lampu atau menambah sedikit white noise bisa menambahkan situasi. Beri ASI kembali sesudah Bunda menentramkan bayi Bunda dengan langkah ini.

  1. Sabar saat bayi rewel saat menyusui

Bisa dipahami jika banyak orang-tua merasa grogi saat bayi mereka menangis saat menyusu, dan mereka cuma ingin selekasnya menyusu. Sering, orang-tua merasakan jika bayi mereka semakin lebih gampang minum susu botol dibanding payudara (ini beberapa dikarenakan oleh bayi tidak butuh berusaha keras untuk memberikan susu botol dibanding saat mereka menyusui).

Oh ya, Bunda, bila bayi terus-terusan rewel karena saluran ASI deras Bunda, seharusnya selekasnya cari kontribusi ke dokter atau konsultan laktasi untuk memperoleh pengatasan selanjutnya ya, Bunda. Mudah-mudahan infonya menolong, Bunda.

About Author

Ayu Dwi Amira