37°C
28 February 2024
Parenting

Pengasuhan Ayah Buat Anak Sukses di Sekolah

  • November 24, 2023
  • 3 min read
Pengasuhan Ayah Buat Anak Sukses di Sekolah

Hibunda – Tahukah Bunda, Indonesia termasuk negara yang memiliki panggilan Fatherless Country. Menurut Psikiater UGM, Diana Setiyawati, SPsi, MHSc, PhD, Psikiater, Fatherless Country ialah negara di mana penduduknya kurang peranan atau keterkaitan figur ayah di kehidupan anak. Maknanya, beberapa beberapa anak di Indonesia tidak merasa kan keterkaitan ayah dalam skema pengasuhan.

Di Indonesia, seorang ibu mempunyai peran semakin lebih besar dalam pengasuhan anak. Walau sebenarnya, sebuah study yang sudah dilakukan University of Leeds memperlihatkan jika figur ayah demikian penting pada pengasuhan sebab bisa membuat anaknya sukses di sekolah.

Pengasuhan Ayah Buat Anak Sukses di Sekolah

Menurut study yang dipublikasikan pada September 2023 itu, diterangkan jika keterkaitan ayah dalam pengasuhan memiliki dampak yang unik dan penting pada hasil pendidikan anaknya, bahkan juga melewati dampak keterkaitan ibu. Efeknya bisa mempengaruhi saat sekolah dasar beberapa anak.

Disebut jika beberapa anak yang ayahnya kerap terturut dalam ‘kegiatan pendidikan yang terstruktur’, contohnya membaca, mempunyai keuntungan di tahun awal sekolah dasar. Begitu penemuan laporan itu, d ikutip dari CNBC.

Study temukan bila beberapa ayah terturut dalam kegiatan interaktif dengan beberapa anak mereka sekitaran umur tiga tahun, karena itu beberapa anak ini akan berpretasi lebih bagus di sekolah saat mereka berumur lima tahun. Dalam pada itu, beberapa anak berumur tujuh tahun yang ayahnya beraktivitas bersama semenjak anaknya berumur lima tahun, akan mendapatkan nilai lebih bagus dalam Penilaian Tahapan Khusus, yakni test berdasar kurikulum nasional yang kerap di ikuti oleh beberapa anak Inggris.

Argumen ayah turut terturut pengasuhan membuat anak sukses di sekolah

Dalam study, beberapa periset menganalisa data dari survey pada nyaris 5.000 rumah tangga di Inggris yang meliputi ibu dan ayah, yang disangkutkan data akademik. Riset ini dipegang oleh University of Leeds dan dilaksanakan kerja sama secara beragam organisasi riset di Inggris.

Berdasar laporan itu, ada dua argumen khusus kenapa ayah memiliki dampak yang demikian penting, yaitu:

  • Mempunyai 2 orang tua yang terturut, bukan satu orangtua, bermakna anak ditempatkan pada beberapa hal berlainan yang menstimuli mereka dengan berbeda. Ini meliputi sikap ayah dan ibu yang tidak sama, contohnya saat memakai bahasa yang tidak sama untuk bicara ke anak, dan style pengasuhan masing-masing.
  • Keterkaitan ayah mempunyai faedah yang unik dibanding keterkaitan beberapa ibu, karena ayah umumnya berhubungan dengan anak secara berlainan.
  • “Beberapa ibu masih condong ambil peranan sebagai pengasuh khusus dan condong lakukan beberapa pengasuhan anak. Tetapi, bila ayah dengan aktif terturut dalam pengasuhan anak, ini secara krusial akan tingkatkan kemungkinan beberapa anak memperoleh nilai yang lebih bagus di sekolah dasar,” kata salah satunya periset di Leeds University Business School, Dr. Helen Norman.

“Tersebut penyebabnya menggerakkan dan memberikan dukungan ayah untuk share pengasuhan anak dengan ibu, semenjak tahapan awalnya kehidupan anak, sangat penting,” tambahnya.

About Author

Ayu Dwi Amira