37┬░C
27 February 2024
Kehamilan

Obesitas Membawa Resiko Caesar Pada Bumil

  • Desember 7, 2023
  • 3 min read
Obesitas Membawa Resiko Caesar Pada Bumil

Hibunda – Obesitas saat hamil meningkatkan kemungkinan ibu hamil menjalani operasi caesar. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

Ukuran bayi yang lebih besar. Ibu hamil yang obesitas memiliki kemungkinan lebih besar untuk melahirkan bayi dengan berat badan berlebih (makrosomia). Bayi dengan berat badan berlebih lebih sulit untuk dilahirkan secara normal, sehingga meningkatkan risiko komplikasi persalinan, seperti distosia bahu (kepala bayi sudah lahir, tetapi bahu tersangkut di jalan lahir).

Persalinan yang lebih lama. Ibu hamil yang obesitas memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami persalinan yang lebih lama. Hal ini disebabkan oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Ukuran bayi yang lebih besar
  • Jalan lahir yang lebih sempit
  • Kontraksi rahim yang lebih lemah

Kemungkinan komplikasi kehamilan lainnya. Ibu hamil yang obesitas memiliki kemungkinan lebih besar untuk mengalami komplikasi kehamilan lainnya, seperti preeklamsia, diabetes gestasional, dan infeksi. Komplikasi-komplikasi ini juga dapat meningkatkan risiko operasi caesar.

Menurut penelitian, ibu hamil yang obesitas memiliki risiko operasi caesar 50% lebih tinggi daripada ibu hamil dengan berat badan normal. Risiko ini meningkat seiring dengan meningkatnya indeks massa tubuh (IMT) ibu hamil.

Risiko Hamil Besar

Risiko hamil besar adalah risiko yang dialami oleh wanita yang hamil pada usia 35 tahun ke atas. Risiko ini dapat terjadi pada ibu hamil maupun janin yang dikandungnya.

Berikut adalah beberapa risiko yang dapat dialami oleh ibu hamil besar:

Keguguran. Risiko keguguran meningkat seiring bertambahnya usia ibu hamil. Pada wanita yang hamil di usia 35-40 tahun, risiko keguguran adalah sekitar 20-30%. Di atas usia tersebut, risiko keguguran meningkat menjadi sekitar 30-40%.

Kadar gula darah tinggi. Risiko kadar gula darah tinggi selama kehamilan (diabetes gestasional) juga meningkat seiring bertambahnya usia ibu hamil. Diabetes gestasional dapat menyebabkan komplikasi kehamilan, seperti preeklampsia dan kelahiran prematur.

Tekanan darah tinggi. Risiko tekanan darah tinggi selama kehamilan (preeklampsia) juga meningkat seiring bertambahnya usia ibu hamil. Preeklampsia adalah kondisi serius yang dapat menyebabkan komplikasi kehamilan, seperti kelahiran prematur, kematian janin, dan bahkan kematian ibu.

Perdarahan. Risiko perdarahan selama kehamilan, seperti plasenta previa dan solusio plasenta, juga meningkat seiring bertambahnya usia ibu hamil. Perdarahan selama kehamilan dapat mengancam keselamatan ibu dan janin.

Persalinan prematur. Risiko kelahiran prematur meningkat seiring bertambahnya usia ibu hamil. Bayi lahir prematur berisiko mengalami berbagai komplikasi kesehatan, seperti gangguan pernapasan, infeksi, dan gangguan pertumbuhan.

Berikut adalah beberapa tips untuk menurunkan risiko operasi caesar pada ibu hamil dengan obesitas:

  • Turunkan berat badan sebelum hamil. Ibu hamil yang memiliki berat badan berlebih atau obesitas sebelum hamil disarankan untuk menurunkan berat badan terlebih dahulu sebelum hamil. Hal ini dapat membantu mengurangi risiko komplikasi kehamilan, termasuk operasi caesar.
  • Pantau berat badan selama kehamilan. Ibu hamil dengan obesitas perlu memantau berat badan mereka secara ketat selama kehamilan. Pastikan kenaikan berat badan tidak melebihi batas normal.
  • Konsumsi makanan yang sehat dan bergizi. Ibu hamil dengan obesitas perlu mengonsumsi makanan yang sehat dan bergizi untuk memenuhi kebutuhan nutrisi janin.
  • Lakukan aktivitas fisik secara teratur. Aktivitas fisik secara teratur dapat membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan.

Dengan menerapkan tips-tips di atas, ibu hamil dengan obesitas dapat menurunkan risiko operasi caesar dan meningkatkan peluang untuk melahirkan secara normal.

About Author

Ayu Dwi Amira