37°C
27 February 2024
Parenting

Mengenal Penyebab Infeksi Cacing Mata Pada Anak

  • Oktober 25, 2023
  • 4 min read
Mengenal Penyebab Infeksi Cacing Mata Pada Anak

Hibunda – Sejumlah parasit seperti cacing dapat masuk ke badan manusia dan mengakibatkan sakit. Parasit ini umumnya masuk ke dalam badan lewat kulit atau mulut. Demikian ada pada tubuh, parasit bisa beralih ke organ lain, termasuk mata.

Salah satunya parasit mata ialah cacing, seperti tipe cacing gelang dan cacing gepeng. Mereka dapat masuk ke dalam badan manusia dan bisa mengontaminasi organ seperti mata. Infeksi cacing mata perlu dicurigai sebab bisa berpengaruh serius pada pandangan anak.

Mengenal Penyebab Infeksi Cacing Mata Pada Anak

Harus dipahami, Bunda. Umumnya parasit keluarkan zat beracun, hingga dapat menghancurkan inangnya. Beberapa zat itu dapat menghancurkan jaringan atau mengakibatkan infeksi.

Tipe dan pemicu infeksi cacing mata

Ada beberapa macam infeksi cacing mata. Merilis dari beragam sumber, berikut 4 tipe infeksi cacing mata dan pemicunya:

  1. Loiasis

D ikutip dari Healthline, loiasis disebabkan karena parasit cacing yang diketemukan di Afrika. Seorang dapat terjangkit infeksi lewat gigitan lalat yang terkena.

Demikian parasit cacing masuk ke badan, dia akan semakin berkembang dan bisa lakukan migrasi ke beragam jaringan. Parasit ini hasilkan larva yang disebutkan mikrofilaria. Baik cacing dewasa atau larvanya bisa mengakibatkan sakit mata, masalah gerakan mata, dan masalah pandangan, termasuk kesensitifan pada sinar.

  1. Gnathostomiasis

Gnathostomiasis disebabkan karena parasit cacing yang banyak diketemukan di Asia, terutama beberapa Asia Tenggara, Thailand, dan Jepang. Parasit cacing ini bisa diketemukan di sejumlah negara sisi Afrika, Amerika Selatan, dan Amerika tengah.

Seorang anak bisa terjangkit parasit ini dari konsumsi daging atau ikan mentah atau 1/2 masak. Parasit keluar aliran pencernaan, dan disana virus dapat beralih ke sisi lain badan, termasuk mata. Imbas infeksi cacing ini bisa menyebabkan kebutaan beberapa atau semuanya.

  1. River blindness (onchocerciasis)

River blindness, disebutkan onchocerciasis, disebabkan karena parasit cacing. Parasit ini bisa diketemukan di sejumlah sisi Afrika, Timur tengah, Amerika Selatan, dan Amerika tengah. Seorang dapat alami onchocerciasis jika digigit oleh lalat hitam yang terkena.

Larva parasit cacing pada onchocerciasis tembus kulit, lantas berkembang jadi cacing dewasa. Cacing ini selanjutnya hasilkan semakin banyak larva, yang bisa beralih ke jaringan lain. Jika sampai ke mata, bisa mengakibatkan kebutaan.

  1. Toksokariasis

Parasit cacing mengakibatkan toksokariasis. Penyakit ini bisa diketemukan dengan global dan tersering diketemukan pada anjing dan kucing piaraan. Seorang dapat terjangkit parasit ini karena terkena telur cacing, yang kerap diketemukan di tanah yang tercemar kotoran hewan.

Telur yang masuk ke dalam badan akan menetas di usus, dan larvanya selanjutnya bisa lakukan migrasi ke sisi lain badan lain. Toksokariasis jarang-jarang serang mata, tetapi jika terserang, bisa mengakibatkan lenyapnya pandangan atau kebutaan, Bunda.

Tanda-tanda infeksi cacing mata

Infeksi cacing mata tidak selamanya memunculkan tanda-tanda, hingga susah dikenal. Jika tanda-tanda betul-betul ada, tanda-tanda itu bisa meliputi:

  • Sakit mata
  • Kemerahan atau infeksi pada mata
  • Produksi air mata terlalu berlebih
  • Penglihatan buram
  • Ada floaters (bintik atau garis kecil) di bagian pandangan Anda
  • Kesensitifan pada sinar
  • Perkerasan kulit disekitaran kelopak mata dan bulu mata
  • Kemerahan dan gatal disekitaran mata
  • Jaringan parut retina
  • Kehilangan pandangan dan kebutaan

Langkah menangani infeksi cacing mata

Langkah menangani infeksi parasit ini bergantung pada tipe infeksinya, Bunda. Dokter kemungkinan memberi resep obat anti-parasit atau memakai obat yang tidak sama untuk tiap barisan parasit.

“Misalkan, dokter yang menyembuhkan infestasi cacing kemungkinan memakai vermisida atau vermifuge. Vermisida bisa membunuh cacing, dan vermifuge dapat menolong keluarkan cacing dari badan seorang,” kata dokter specialist mata Katherine E. Duncan, MD, mencuplik Medical News Today.

Perawatan yang lain bisa meliputi pemberian obat tetes mata, beberapa obat oral, atau pada beberapa kasus, cacing dewasa perlu dikeluarkan dari mata. Perawatan itu ialah sisi umum dari penyembuhan untuk keadaan loiasis, gnathostomiasis, dan onchocerciasis.

Langkah menghambat infeksi cacing mata

Walaupun susah untuk seutuhnya menghindar dari parasit, ada banyak hal yang bisa Bunda kerjakan untuk kurangi dampak negatif terserang infeksi cacing pada mata, yaitu:

  1. Kerjakan gaya hidup bersih sehat (PHBS)

Sering-seringlah membersihkan tangan, khususnya saat sebelum makan, sesudah memakai kamar mandi, dan sesudah mengambil kotoran hewan. Disamping itu, jauhi share barang individu seperti baju, handuk, dan seprai.

  1. Masak makanan secara betul dan masak

Bila Bunda melancong ke wilayah yang umum terjadi infeksi parasit, karena itu jauhi mengonsumsi makanan mentah atau 1/2 masak. Pastikan semua makanan diolah temperatur intern yang akurat. Sementara jika Bunda sedang tangani bahan makanan mentah, coba gunakan sarung tangan dan bersihkan tangan selanjutnya.

  1. Menghambat gigitan serangga

Menghambat gigitan serangga pada anak penting juga untuk menghambat infeksi parasit mata. Bila Bunda dan Sang Kecil akan keluar dari rumah, coba poleskan insektisida di kulit yang terbuka atau gunakan baju perlindungan.

  1. Menjaga lensa contact secara betul

Jika Bunda atau anak menggunakan lensa contact, janganlah lupa membersihkan atau taruh sama air atau cairan khusus lensa contact. Pakai produk steril yang disepakati untuk bersihkan lensa ya, Bunda. Disamping itu, saat simpan lensa contact, janganlah lupa untuk menukar cairan sama sesuai saran.

Pastikan untuk membersihkan tangan saat sebelum menggenggam atau menggunakan lensa contact. Nach, pemakaian lensa contact harus dijauhi waktu tidur, khususnya sesudah berenang.

About Author

Ayu Dwi Amira