37°C
28 February 2024
Gizi Makanan

Konsumsi Gula Berlebih Bisa Jerawatan

  • November 15, 2023
  • 3 min read
Konsumsi Gula Berlebih Bisa Jerawatan

Hibunda – Minuman atau makanan manis ternyata bukan hanya disambungkan pada penyakit diabetes saja, tapi juga memberikan imbas pada kesehatan kulit. Secara klinis, yang terjadi dalam tubuh bila kebanyakan konsumsi gula bisa mengakibatkan kulit berjerawat atau break out.

Gula salah satunya makanan yang tidak bagus untuk kulit. Dan bukan hanya gula, tetapi juga makanan yang memiliki kandungan glikemik tinggi yang secara cepat akan berbeda dibuat menjadi gula pada tubuh. Makanan berglikemik tinggi akan tingkatkan kandungan insulin.

Konsumsi Gula Berlebih Bisa Jerawatan

“Selainnya dari ‘jerawat fast food’, bukan lemak pada makanan cepat sajian yang nampaknya mengakibatkan jerawat, tetapi ialah karbohidrat olahan,” kata dokter kulit Omaha dr. Joel Schlessinger ke reporter belakangan ini.

Bataskan Tipe Makanan Berikut

Pizza, burger, cokelat (coklat banyak digabung susu dan gula) nampaknya mempunyai dampak negatif di kulit. Karbohidrat simpel, seperti gula pasir, gula rafinasi, roti putih dan soda, mengakibatkan kandungan insulin naik dengan mencolok yang mengakibatkan ledakan infeksi di semua badan.

Makanan karbohidrat simpel adalah opsi terjelek. Sebutlah saja roti putih, permen, gorengan, es cream, juice buah, pasta, sauce tomat, keju cream, selai, pizza, gula (putih dan coklat manis), camilan paket dan soda.

Bagaimana Gula Memacu Jerawat?

Infeksi akan hasilkan enzim yang menghambat perkembangan collagen dan elastin, akan menyebabkan kulit lembek dan mengerut. Gula yang sudah diolah dengan tetap akan melekat di kulit melalu proses yang dikenali istilah glikasi. Selainnya akan tingkatkan dampak penuaan awal, glikasi bisa jadi memperburuk keadaan kulit seperti jerawat dan rosacea.

“Dan, makin banyak gula yang dimakan, makin kemungkinan besar meningkatkan kekebalan insulin, yang hendak bisa bermanifestasi sebagai perkembangan rambut (hirsutisme) dan bintik hitam di leher dan lipatan di semua badan,” terangnya.

Index glikemik pada minuman dan makanan manis dapat tentukan berapa cepat kandungan gula naik sesudah konsumsi makanan memiliki kadar gula tinggi. Sebuah penelitain study tahun 2002 yang diedarkan oleh Archives of Dermatology memberikan bukti kuat jika makanan tertentu akan mengakibatkan timbulnya jerawat.

Langkah Menanganinya

Berikut panduan untuk batasi konsumsi manis atau gula dan menghambat jerawat :

  1. Tidur yang Cukup

Saat kekurangan tidur, badan akan melepas hormon depresi, kortisol yang memobilisasi simpanan gula dan mengakibatkan insulin kamu naik. Dampak stress benar-benar berkorelasi dengan timbulnya jerawat.

  1. Nutrisi Imbang

Konsumsilah makanan yang sehat dan imbang. Jangan berpikiran untuk turunkan konsumsi gula bermakna harus turunkan konsumsi secara dratis.

  1. Pakai Gula Alternatif Alami

Memakai gula alternatif alami sepertu stevia cukup efisien. Drip Sweet Stevia yang mengandung 0 kalori, 0 glukosa, anti bakteri tinggi, turunkan infeksi, turunkan gula dan tekanan darah.

  1. Jauhi Tepung

Jauhi tepung yang dimasak dengan api besar. Pilihkan makan protein dan sayur lebih dulu. Karena protein dan sayur tidak menggairahkan isulin dan bisa juga jaga badan dari penyebab infeksi yang karena dari makakan yang memacu insulin.

  1. Tentukan Lemak Baik

Lemak baik ialah rekan sejati. Contohnya Omega-3, membuat kulit Anda kelihatan halus, kenyal, dan bersinar.

About Author

Ayu Dwi Amira