37°C
27 February 2024
Menyusui

Harapan Politisi PAN Ibu Hamil dan Menyusui Dapat Insentif Negara

  • Februari 7, 2024
  • 2 min read
Harapan Politisi PAN Ibu Hamil dan Menyusui Dapat Insentif Negara

Hibunda – Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Amanat Nasional (PAN) Achmad Hafisz Thohir mendorong pemerintah untuk memberikan insentif kepada ibu hamil dan menyusui. Hal ini disampaikannya dalam rangka mendukung upaya peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak di Indonesia.

Hafisz menjelaskan bahwa pemberian insentif ini penting untuk membantu memenuhi kebutuhan gizi ibu hamil dan menyusui, serta meningkatkan taraf hidup keluarga.

“Ibu hamil dan menyusui membutuhkan asupan gizi yang optimal untuk mendukung pertumbuhan dan perkembangan janin atau bayi. Insentif dari negara dapat membantu mereka memenuhi kebutuhan tersebut,” ujar Hafisz dalam keterangan tertulisnya, Rabu (1/2).

Lebih lanjut, Hafisz menuturkan bahwa pemberian insentif ini juga sejalan dengan upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM) di Indonesia.

“Stunting masih menjadi masalah serius di Indonesia. Salah satu faktor penyebabnya adalah kurangnya asupan gizi pada ibu hamil dan menyusui. Dengan memberikan insentif, diharapkan angka stunting dapat ditekan dan kualitas SDM Indonesia dapat meningkat,” jelas Hafisz.

Hafisz pun berharap agar pemerintah dapat segera merealisasikan program pemberian insentif ini.

“Saya berharap pemerintah dapat segera merealisasikan program ini. Ini merupakan investasi penting untuk masa depan bangsa,” tandasnya.

Dukungan dari Berbagai Pihak

Wacana pemberian insentif bagi ibu hamil dan menyusui ini mendapat dukungan dari berbagai pihak, termasuk pakar kesehatan dan organisasi masyarakat sipil.

Prof. Dr. Ir. Dodik Briawan, M.Sc., pakar gizi dari Universitas Indonesia, mengatakan bahwa pemberian insentif dapat membantu meningkatkan asupan gizi ibu hamil dan menyusui, sehingga dapat mencegah stunting dan meningkatkan kesehatan anak.

“Stunting dapat menyebabkan berbagai masalah kesehatan, seperti IQ rendah, mudah terserang penyakit, dan terhambatnya pertumbuhan fisik. Pemberian insentif dapat membantu mencegah stunting dan meningkatkan kesehatan anak,” kata Dodik.

Sementara itu, Ketua Umum Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), Dr. Piprim Basarah Yanuarso, SpA(K), mengatakan bahwa pemberian insentif merupakan langkah yang tepat untuk mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kesehatan ibu dan anak.

“IDAI mendukung penuh wacana pemberian insentif bagi ibu hamil dan menyusui. Ini merupakan langkah yang tepat untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak,” ujar Piprim.

Pemberian insentif bagi ibu hamil dan menyusui merupakan langkah penting untuk meningkatkan kesehatan ibu dan anak, serta mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka stunting dan meningkatkan kualitas SDM di Indonesia.

Diharapkan pemerintah dapat segera merealisasikan program ini demi masa depan bangsa yang lebih sehat dan sejahtera.

About Author

Ayu Dwi Amira