37°C
28 February 2024
Kehamilan

Ciri-ciri Bahaya Kehamilan Trimester 2 Serta Cara Mengatasinya

  • Oktober 12, 2023
  • 9 min read
Ciri-ciri Bahaya Kehamilan Trimester 2 Serta Cara Mengatasinya

hibunda – Ciri-ciri bahaya di kehamilan trimester 2 layak dicermati sebab bisa memberikan indikasi ada kompleksitas kehamilan yang serius. Meski trimester ke-2  kerap kali dikatakan sebagai masa yang terbaik waktu kehamilan.

Apa sejumlah hal yang penting dicermati oleh bumil masuk trimester ke-2 ?

Muntah serta mual rata-rata telah raib dan resiko keguguran udah turun. Walau begitu, ada sekian banyak kompleksitas yang dapat berlangsung. Yok, ketahui tanda-tanda yang normal dirasa di trimester 2 dan yang wajib dicermati.

5 Tanda Bahaya Kehamilan Trimester 2

  1. Bengkak Enteng

Kira-kira 3 dari 4 ibu hamil alami bengkak enteng di tangan serta kaki. Situasi ini berlangsung mulai kira-kira minggu ke-22 kehamilan, meski kadang-kadang lebih mula serta bisa terjadi sampai melahirkan.

Bengkak ini disebabkan dari kenaikan volume darah serta cairan pada badan. Volume darah Bunda akan bertambah kira-kira 50 prosen waktu kehamilan serta badan lantas alami penyimpanan cairan.

Buat kurangi lebam di tangan serta kaki, coba masih aktif bergerak. Hindarkan duduk ataupun berdiri dalam waktu lama serta tidur dengan sikap miring ke kiri.

  1. Kaki Kram

Kram kaki sering terjadi saat kehamilan trimester 2, serta biasa terjadi pada malam hari. Ini timbul lantaran ada hubungan dengan pengubahan aliran darah serta penekanan di otot-otot kaki sebab bawa beban tambahan saat hamil.

Bayi yang tumbuh memberinya penekanan di saraf serta pembuluh darah yang ketujuan kaki. Menurut banyak pakar, ini dapat juga timbul lantaran tingkat kalsium yang lebih rendah pada badan, atau pengubahan teknik badan mengerjakan kalsium.

Buat menghambatnya, regangkan otot betis sebelumnya tidur, masih aktif secara fisik, serta minum banyak cairan. Pilih sepatu dengan memperhitungkan kenyamanan.

Kalau kram kaki berlangsung, regangkan otot betis disamping yang sakit. Mandi air panas atau pijat gunakan es bisa menolong.

  1. Gusi Peka

Punya gusi berdarah waktu kehamilan merupakan situasi yang normal serta sering ada. Bunda rata-rata alami gusi berdarah atau lebam di trimester ke-2  atau ke-3 .

Situasi ini kerap dikatakan sebagai gingivitis kehamilan, serta disebabkan dari pengubahan hormonal pada badan.
Kira-kira 60 sampai 75 prosen ibu hamil alami bengkak, kemerahan, atau gusi berasa lebih lunak yang berdarah waktu gunakan benang gigi atau disikat.

Gingivitis kehamilan disebabkan dari pengubahan hormonal yang bikin gusi lebih peka pada bakteri dalam karies. Persentase progesteron serta estrogen begitu tinggi waktu kehamilan hingga menambah saluran darah ke selaput lendir, yang menimbulkan sensitivitas.

Berkumur beserta air garam serta berubah ke sikat gigi yang semakin lebih halus bisa kurangi iritasi di gusi. Pastini buat melindungi kebersihan mulut serta gigi waktu kehamilan.

  1. Pusing

Waktu trimester ke-2 , pusing kemungkinan disebabkan oleh kandung yang tumbuh memberinya penekanan di pembuluh darah.

Pusing bisa berlangsung kalau Bunda tiduran celentang, yang memungkinkannya berat bayi menekan vena cava (vena besar yang bawa darah dari badan sisi bawah ke jantung).

Kalau Bunda kerap alami pusing saat hamil, minumlah banyak cairan, hindarkan berdiri dalam waktu yang lama, serta bergerak perlahan-lahan waktu berdiri atau mengganti posisi. Saat berasa pusing, coba berbaringlah dalam posisi miring.

  1. Problem di Hidung

Waktu kehamilan, persentase hormon bertambah serta badan akan bikin makin banyak darah. Ini bisa menimbulkan selaput lendir mengembung serta gampang berdarah hingga kerapkali menimbulkan hidung mampet serta mimisan.

Buat menolong menghilangkan hidung mampet, pakai nasal spray yang memiliki kandungan cairan saline. Bunda butuh minum banyak cairan serta pakai pelembap udara.

Hidung mampet atau pilek kerap kali mengganggu kulit di sekeliling hidung. Karena itu, usapkan petroleum jelly di sekeliling pinggir lubang hidung buat menolong lembabkan kulit.

Hati-hati kalau Bunda alami salah satunya dari pertanda bahaya kehamilan trimester 2 berikut:

  • Keputihan yang tak normal (berair, berlendir, atau berdarah)
  • Merasa sakit di perut sisi bawah atau panggul
  • Sakit punggung
  • Kram perut, tanpa atau dengan diare
  • Kontraksi atau pengencangan kandung yang teratur serta stabil (lebih dari pada empat kontraksi dalam sebuah jam)
  • Sakit di kepala yang tak raib meskipun telah meminum obat
  • Penglihatan rabun atau lihat bercak-bercak, tanpa atau dengan sakit di kepala
  • Semaput
  • Bengkak yang kronis di wajah, tangan, atau kaki
  • Peningkatan bobot badan yang cepat sekali
  • Pergerakan janin menyusut

Kompleksitas Yang Sering Terjadi Pada Kehamilan Trimester 2

Tidak boleh sangsi agar lekas berdiskusi sama dokter kalau alami beberapa gejala sama seperti yang dijelaskan sebelumnya. Ibu hamil mesti waspada kompleksitas yang kemungkinan berlangsung di kehamilan trimester ke-2  contohnya:

  1. Pendarahan

Kendati keguguran jarang ada di trimester ke-2 , tidak berarti tak hendak terjadi sama sekalipun. Pendarahan vagina rata-rata yaitu tandanya peringatan pertama di keguguran.

Yang memicu lain pendarahan di trimester ke-2  merupakan persalinan awal atau ada problem dengan plasenta, seperti plasenta previa (plasenta tutupi serviks) atau solusio plasenta (plasenta terpisahkan dari kandung).

Bunda kemungkinan berasa takut kalau alami pendarahan, tapi penting buat dikenang kalau tidak semuanya pendarahan bermakna keguguran.

Kontak dokter atau unit bahaya lekas kalau Bunda alami pendarahan saat hamil, tapi coba selalu untuk tenang. Bunda mungkin diminta buat istirahat hingga pendarahan stop.

  1. Ketuban Pecah Awal Prematur

Kantung ketuban buat perlindungan bayi dari bakteri. Demikian hancur, ada keresahan bayi terserang infeksi.

Ketuban pecah awal prematur berlangsung waktu kantung ketuban yang melingkari bayi pecah sebelumnya waktunya persalinan, hingga memungkinkannya cairan ketuban mengucur keluar. Ini bisa menimbulkan problem serius buat bayi.

Yang memicu pastilah ketuban pecah awal prematur tidak mesti terang. Tapi, pada banyak masalah, sumber persoalannya merupakan infeksi di membran.

Ketuban pecah di trimester ke-2  layak dicermati sebab bisa menimbulkan kelahiran prematur. Bayi yang lahir di antara minggu ke-24 serta ke-28 kehamilan ada di resiko paling besar buat menumbuhkan problem klinis periode panjang yang serius, khususnya penyakit paru-paru.

  1. Inkompetensi Serviks/Insufisiensi Serviks

Serviks merupakan jaringan yang mengaitkan vagina serta kandung. Kadang-kadang, serviks tak sanggup mencegah penekanan kandung yang tumbuh waktu kehamilan. Kenaikan penekanan ini bisa lemahkan serviks serta memicunya terbuka sebelumnya bulan ke-9.

Situasi ini dikenali selaku inkompetensi serviks atau insufisiensi serviks. Kendati terhitung masalah yang jarang, ini layak dicermati sebab bisa menimbulkan kompleksitas serius.

Pembukaan serta penipisan serviks akan menimbulkan pecahnya selaput ketuban serta berlangsung persalinan prematur. Ini rata-rata berlangsung kira-kira minggu ke-20 kehamilan. Dikarenakan janin sangat prematur untuk tetap bertahan hidup di luar kandung pada waktu itu, nyawanya kerap kali tak bisa ditolong.

Ibu hamil ada di resiko yang semakin lebih tinggi buat inkompetensi serviks kalau mereka punya trauma serviks awal kalinya, seperti robekan saat melahirkan, biopsi kerucut serviks, serta sejarah operasi di leher kandung.

Tak sama persalinan prematur, inkompetensi serviks rata-rata tak menimbulkan merasa sakit atau kontraksi. Tandanya yang lain merupakan pendarahan maupun keputihan.

  1. Preeklamsia

Kendati preeklamsia rata-rata berlangsung waktu trimester ke-3  buat kehamilan pertama, sejumlah ibu hamil mungkin alami preeklamsia waktu trimester ke-2 .

Preeklamsia mempengaruhi tiap-tiap skema pada badan, terhitung plasenta. Ini berlangsung waktu Bunda alami tekanan darah tinggi, proteinuria (beberapa protein dalam urin), serta edema terlalu berlebih (bengkak).
Kontak dokter lekas kalau Bunda alami pembengkakkan yang kronis atau salah satunya dari tanda-tanda berikut ini:

  • Sakit di kepala yang tak raib selesai meminum obat
  • Kehilangan pandangan/pandangan buram
  • Ada bercak-bercak yang mengusik pandangan
  • Sakit kronis disamping kanan badan atau di wilayah perut
  • Gampang bengep

Cara Mengatasi Bahaya Pada Kehamilan Trimester 2

  1. Tidak boleh Lupa Melaksanakan Kontrol Teratur

Dalam tiap-tiap perjalanan kontrol kehamilan, dokter akan mengecek bobot badan, ukuran kandung, tinggi fundus (sisi atas kandung) serta denyut jantung bayi buat menegaskan semua jalan sama seperti yang didambakan.

Kalau Bunda punya factor resiko tertentu, dokter kemungkinan memberi saran skrining genetik terhitung ujian darah yang cari kenaikan factor resiko buat situasi kromosom atau bawaan, seperti down syndrome.

Kalau Bunda hamil pada musim flu, pikir buat memperoleh vaksin influenza, serta inginkan buat vaksin Tdap di trimester ke-3  buat perlindungan bayi dari batuk rejan selesai lahir.

  1. Skrining Glukosa

Kira-kira 1 dari 10 ibu hamil diduga diabetes gestasional, tersebut pemicu American College of Obstetricians and Gynecologists (ACOG) menyarankan supaya seluruh wanita diskrining buat situasi kira-kira minggu ke-24 sampai minggu ke-28 kehamilan.

  1. Mencari Peningkatan Berat Tubuh

Dokter mungkin memberi saran supaya Bunda mendata bertambahnya bobot badan tiap-tiap minggunya. Kalau Bunda punya bobot badan yang normal sebelumnya hamil, Bunda akan memerlukan kira-kira 300 sampai 350 kalori tambahan satu hari waktu trimester ke-2 .

  1. Hindarkan Pemandian Air Panas serta Sauna

Kemungkinan Bunda pikir buat menghilangkan kaki yang sakit serta lebam secara rendam di bak mandi air panas. Sayang, bak mandi air panas serta sauna tidak bisa dilaksanakan waktu kehamilan, sebab beresiko menambah temperatur badan Anda sampai lebih dari pada 38,3 derajat celcius serta ini beresiko.

Kalau mau rendam di bak mandi, pakai termometer buat melindungi temperatur air masih rendah — kira-kira 36,1 sampai 36,6 derajat celcius.

  1. Hindarkan Makanan Mentah, 1/2 Masak, serta Produk Susu yang Tak Dipasteurisasi

Gairah makan kemungkinan telah kembali di trimester dua, tapi Bunda haruslah tetap menghindari dari makanan laut, telur, serta daging mentah atau 1/2 masak.

Keju lunak, seperti Brie, keju kambing, serta feta yang dibentuk susu yang tak dipasteurisasi tidak bisa disantap ibu hamil sebab belum sempat diproses buat mematikan bakteri.

Cek merek makanan terlebih dulu buat menegaskan semuanya yang Bunda makan dibentuk produk yang dipasteurisasi.

Teknik Menanggulangi

Teruslah hati-hati dengan pertanda bahaya di kehamilan trimester dua agar bisa melaksanakan mendeteksi awal serta interferensi.

Kompleksitas secara umum dikerjakan perawatan tertentu di dalam rumah sakit atas pemantauan dokter. Contohnya aksi cerclage kritis atau jahitan di sekeliling leher kandung rata-rata dilaksanakan buat menanggulangi inkompetensi serviks dengan kemungkinan ketuban belum pecah. Selesai aksi ini rata-rata ibu hamil direkomendasikan buat bedrest.

Buat ketuban pecah awal, rawat inap, antibiotik, steroid, serta obat yang bisa menyudahi persalinan, seperti terbutalin bisa dipakai.

Kalau ada pertanda infeksi selesai ketuban pecah awal, persalinan bisa diinduksi buat menghindari dari kompleksitas serius. Antibiotik akan diberi buat menahan infeksi.


Tersebut sejumlah tandanya bahaya di kehamilan trimester 2 yang layak dicermati oleh ibu hamil. Mudah-mudahan bisa berguna buat Bumil yang masuk trimester ke-2 !

About Author

bundapedia