37°C
27 February 2024
Parenting

Ciri Anak Mengalami Gangguan Fokus atau ADHD

  • Desember 28, 2023
  • 2 min read
Ciri Anak Mengalami Gangguan Fokus atau ADHD

Hibunda – Attention Deficit Hyperactivity Disorder (ADHD) adalah gangguan perkembangan saraf yang paling umum terjadi pada masa kanak-kanak. ADHD ditandai dengan kesulitan fokus, hiperaktif, dan impulsif. Gejala ADHD dapat muncul pada usia 3-7 tahun, dan biasanya akan bertahan hingga usia dewasa.

Berikut adalah ciri-ciri anak yang mengalami gangguan fokus atau ADHD:

  • Kesulitan fokus

Anak dengan ADHD sering kali kesulitan untuk fokus pada satu hal dalam waktu yang lama. Mereka mungkin mudah terganggu oleh hal-hal lain, seperti suara, gerakan, atau pikiran mereka sendiri.

  • Hiperaktif

Anak dengan ADHD sering kali memiliki tingkat energi yang tinggi dan sulit untuk diam. Mereka mungkin sering bergerak, berbicara, atau bertingkah laku tanpa henti.

  • Impulsif

Anak dengan ADHD sering kali bertindak tanpa berpikir terlebih dahulu. Mereka mungkin melakukan hal-hal yang berbahaya atau tidak pantas tanpa menyadari konsekuensinya.

Ciri-ciri ADHD dapat dibagi menjadi tiga subtipe, yaitu:

  • Subtipe dominan hiperaktif-impulsif

Anak dengan subtipe ini memiliki gejala hiperaktif dan impulsif yang lebih menonjol. Mereka mungkin sering bergerak, berbicara, atau bertingkah laku tanpa henti. Mereka juga mungkin sulit untuk mengontrol diri dan sering melakukan hal-hal yang berbahaya atau tidak pantas.

  • Subtipe dominan inattentif

Anak dengan subtipe ini memiliki gejala kesulitan fokus yang lebih menonjol. Mereka mungkin mudah terganggu, kesulitan mengikuti instruksi, dan sering membuat kesalahan karena tidak berhati-hati.

  • Subtipe kombinasi

Anak dengan subtipe ini memiliki gejala dari kedua subtipe sebelumnya. Mereka mungkin mengalami kesulitan fokus, hiperaktif, dan impulsif.

Jika Anda melihat ciri-ciri ADHD pada anak Anda, sebaiknya konsultasikan dengan dokter atau psikolog anak. Diagnosis ADHD hanya dapat dilakukan oleh profesional kesehatan mental yang terlatih.

Penanganan ADHD

Penanganan ADHD tergantung pada tingkat keparahan gejala dan usia anak. Penanganan ADHD dapat dilakukan dengan kombinasi dari terapi, obat-obatan, dan perubahan gaya hidup.

Terapi

Terapi dapat membantu anak dengan ADHD untuk meningkatkan kemampuan fokus, mengelola emosi, dan mengembangkan keterampilan sosial.

Obat-obatan

Obat-obatan dapat membantu mengurangi gejala hiperaktif dan impulsif pada anak dengan ADHD. Obat-obatan ini biasanya diberikan dalam bentuk pil atau kapsul.

Perubahan gaya hidup

Perubahan gaya hidup parenting juga dapat membantu anak dengan ADHD untuk mengelola gejalanya. Perubahan gaya hidup yang dapat dilakukan meliputi:

  • Tidur yang cukup
  • Makan makanan yang sehat
  • Olahraga secara teratur
  • Menciptakan lingkungan yang kondusif untuk belajar dan bermain

Dengan penanganan yang tepat, anak dengan ADHD dapat tumbuh dan berkembang secara optimal.

About Author

Ayu Dwi Amira