37°C
28 February 2024
Parenting

Cara Atasi Tantrum Pada Anak

  • Oktober 9, 2023
  • 3 min read
Cara Atasi Tantrum Pada Anak

Hibunda – Tantrum pada anak ialah keadaan saat anak menumpahkan emosinya dengan menangis kuat, berguling-guling, bahkan juga melemparkan barang. Bunda pasti merasa kebingungan dan depresi waktu melawannya, ya. Tetapi, jangan cemas, sebab ada beragam langkah gampang untuk hadapi Sang Kecil yang tantrum.

Tantrum umumnya dirasakan oleh anak umur 1-4 tahun. Tantrum pada anak biasanya disebabkan karena terbatasinya kekuatan bahasa anak saat ekspresikan hatinya.

Dampaknya, anak menumpahkan emosinya dengan meronta, berteriak, menangis, menjerit, memukul, dan mengentakkan ke-2 kaki dan tangannya ke lantai. Disamping itu, tantrum dapat menjadi langkah anak untuk memperoleh suatu hal yang diinginnya.

Cara Atasi Tantrum Pada Anak

Langkah Menangani Tantrum pada Anak

Tantrum pada anak jangan didiamkan terus-terusan sebab menjadi rutinitas jelek dan mempengaruhi perubahannya di masa datang. Karena itu, Bunda harus tahu bagaimanakah cara menangani anak tantrum.

Berikut ialah langkah menangani atau hentikan tantrum yang penting Bunda kenali:

  1. Berlaku tenang

Menyaksikan anak berteriak, menangis, atau bergulir di lantai saat dia alami tantrum memang bisa membuat Bunda cemas, cemas, dan risi dengan pemikiran orang disekitaran. Tetapi, Bunda perlu menepiskan hati itu secara baik.

Bunda harus terus tenang. Coba untuk ajak Sang Kecil berunding dan mengajak dia ke lokasi yang lebih sepi buat menentramkan emosinya. Sikap Bunda yang semacam ini dapat membuat tantrum Sang Kecil lebih gampang untuk ditangani . Maka, jangan temui secara pekikan atau memaksakan anak hentikan kemarahannya, ya Bun.

  1. Cari tahu pemicu tantrum

Pemicu tantrum pada anak bisa disebabkan kemauan yang tidak tercukupi atau ada hati yang susah untuk diutarakan. Karena itu, untuk menanganinya, Bunda harus ketahui pemicunya supaya tantrum yang dirasakan Sang Kecil dapat selekasnya teredakan.

Sesudah ajak anak ke lokasi yang semakin tenang atau sepi, coba tanya padanya kenapa dia menangis atau geram. Bisa jadi dia lapar atau mengantuk karena capek dibawa pergi.

Bila pemicunya hal itu, pasti langkah menanganinya dengan ajak Sang Kecil makan atau pulang supaya dia dapat selekasnya istirahat . Maka, mengajak Sang Kecil berunding, ya.

  1. Mengubah perhatiannya

Bila Sang Kecil tantrum karena inginkan suatu hal, contoh bermainan, jangan patuhi tekadnya dengan membelikan bermainan itu supaya dia diam. Langkah ini cuma bisa menjadi senjatanya di masa datang untuk memperoleh apa yang diharapkan.

Bunda lebih dianjurkan untuk mengubah perhatiannya, karena anak kecil benar-benar gampang lupakan suatu hal dan tertarik dengan hal baru. Bunda dapat memberi bermainan yang telah lama tidak dimainkan atau memberi cemilan kegemarannya saat anak berteriak, geram, atau kelihatan rewel.

  1. Jangan memukul anak

Saat Sang Kecil alami tantrum, jangan memukul atau mencubitnya. Sebagai penggantinya, Bunda dapat merengkuh atau mencium Sang Kecil untuk menentramkan emosinya. Selainnya menentramkan, dekapan dan kecupan dapat menjadi langkah untuk memperlihatkan jika Bunda betul-betul perduli, memberi perasaan aman, dan menyukainya.

Bila langkah menangani tantrum pada anak itu telah diaplikasikan, tapi Bunda masih tetap merasa kesusahan saat hadapi Sang Kecil, tidak ada kelirunya untuk konsultasi ke dokter. Dokter akan menolong Bunda temukan langkah menangani tantrum sesuai keadaan Sang Kecil.

About Author

Ayu Dwi Amira