37°C
27 February 2024
Menyusui

Bolehkah Ibu Menyusui Lakukan Diet Intermittent

  • November 6, 2023
  • 3 min read
Bolehkah Ibu Menyusui Lakukan Diet Intermittent

Hibunda – Menyusui Sang Kecil membuat Bunda memerlukan semakin banyak konsumsi nutrisi dan kalori yang masuk ke badan. Hal itu tentu saja untuk memberikan dukungan produksi ASI dan kualitas ASI yang dibuat.

Tetapi, cukup banyak Bunda yang ingin selekasnya lakukan diet sesudah melahirkan ataupun waktu menyusui Sang Kecil. Salah satunya diet yang dapat dilaksanakan ialah diet intermittent, tetapi sebenarnya bolehkan diet itu dilaksanakan oleh ibu menyusui?

Bolehkah Ibu Menyusui Lakukan Diet Intermittent

Ibu menyusui bisa diet intermittent

Diet intermittent ialah sebuah langkah untuk mengontrol pola makan yang umum dilaksanakan oleh beberapa orang. Diet intermittent membuat aktornya harus lakukan puasa makan sepanjang 16 jam.

Cukup banyak orang yang sukses lakukan diet ini, sebutlah saja Nagita Slavina, Beyonce, sampai Bae Suzy. Mereka sukses memotong berat tubuh dalam sekejap. Tetapi, tidak seluruhnya dapat lakukan diet ini ya Bunda, khususnys ibu hamil dan menyusui.

Waktu puasa yang lumayan panjang ini membuat diet intermittent tidak dianjurkan untuk dilaksanakan oleh ibu hamil dan yang tetap menyusui pada tahapan awalnya. Masalahnya bila lakukan diet intermittent Bunda akan kekurangan konsumsi nutrisi dan dapat berpengaruh buruk pada produksi dan kualitas ASI.

“Umumnya untuk wanita yang menyusui, saya tidak merekomendasikan puasa intermittent,” kata pakar diet bersertifikasi, Julia Zumpano, RD, d ikutip dari Cleveland Clinic.

Dapat dilaksanakan di periode terakhir menyusui

Turunkan berat tubuh seperti saat sebelum hamil dan menyusui pasti jadi mimpi banyak Bunda. Tetapi, harus diingat jangan tergesa-gesa untuk melakukan karena yang paling penting ialah kesehatan Bunda dan Sang Kecil.

Bila ingin lakukan diet intermittent, Bunda mulai bisa melakukan di saat-saat terakhir menyusui. Saat terakhir yang dimaksud di sini yaitu saat ASI sudah tidak kembali jadi makanan dasar untuk Sang Kecil.

“Tetapi, di beberapa tahap akhir menyusui, contohnya bila menyusui saat pagi dan malam hari dan ASI tidak lagi sumber khusus gizi bayi, Anda kemungkinan bisa masukkan sejumlah puasa ke agenda,” tambah Julia.

Alternative lain yang dapat Bunda kerjakan bila ingin turunkan berat tubuh sepanjang menyusui dengan lakukan olahraga enteng. Selainnya berguna untuk turunkan berat tubuh, olahraga enteng sepanjang menyusui bisa juga tingkatkan produksi ASI, Bunda.

Faedah olahraga saat menyusui

Saat sebelum ketahui olahraga apa yang dapat dilaksanakan oleh ibu menyusui, Bunda perlu ketahui sejumlah faedah olahraga saat menyusui lebih dulu. Berikut faedah olahraga saat menyusui dikutip dari What to Expect.

Tingkatkan energi

Walau seperti terlihat kegiatan yang meletihkan, rupanya olahraga saat menyusui dapat tingkatkan energi, Bunda. Energi yang dibuat dari olahraga umumnya diletakkan sebagai cadangan dan akan menolong Bunda untuk jalani beberapa hari yang berat sebagai ibu menyusui

Tingkatkan suasana hati

Lakukan olahraga enteng saat menyusui dapat menolong Bunda untuk tingkatkan suasana hati dan menghambat depresi sampai stres. Disamping itu suasana hati yang bagus bisa juga tingkatkan produksi ASI.

About Author

Ayu Dwi Amira