37°C
27 February 2024
Parenting

Benarkah Bayi Bisa Bicara Lebih Awal Tergantung Pendidikan Ibunya?

  • Januari 31, 2024
  • 2 min read
Benarkah Bayi Bisa Bicara Lebih Awal Tergantung Pendidikan Ibunya?

Hibunda – Selama ini, ada anggapan bahwa bayi yang lahir dari ibu yang berpendidikan tinggi akan bisa bicara lebih awal dibandingkan bayi yang lahir dari ibu yang berpendidikan rendah. Anggapan ini didasarkan pada beberapa studi yang menunjukkan bahwa bayi dari ibu yang berpendidikan tinggi memiliki kosakata yang lebih luas dibandingkan bayi dari ibu yang berpendidikan rendah.

Namun, studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nature Human Behaviour pada tahun 2023 menunjukkan bahwa anggapan tersebut tidak sepenuhnya benar. Studi ini dilakukan oleh para peneliti dari University of California, Berkeley, Amerika Serikat.

Dalam studi tersebut, para peneliti menganalisis data dari 1.001 anak yang mewakili 12 negara dan 43 bahasa. Data tersebut mencakup rekaman audio sepanjang hari yang menangkap ocehan dan pembicaraan bayi dari usia 2 hingga 48 bulan.

Para peneliti menemukan bahwa tidak ada hubungan yang signifikan antara pendidikan ibu dan produksi bahasa anak. Artinya, bayi dari ibu yang berpendidikan tinggi maupun rendah memiliki peluang yang sama untuk bisa bicara lebih awal.

Para peneliti mengatakan bahwa temuan ini menunjukkan bahwa faktor-faktor lain, seperti lingkungan rumah dan interaksi sosial, lebih berperan dalam perkembangan bahasa anak daripada pendidikan ibu.

Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Perkembangan Bahasa Anak

Berdasarkan studi tersebut, ada beberapa faktor yang dapat mempengaruhi perkembangan bahasa anak, antara lain:

  • Lingkungan rumah: Anak-anak yang tinggal di lingkungan rumah yang kaya akan bahasa, seperti lingkungan di mana orang tua sering berbicara dan membacakan buku, akan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan keterampilan bahasa yang baik.
  • Interaksi sosial: Anak-anak yang sering berinteraksi dengan orang lain, baik orang tua, saudara kandung, maupun teman, akan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan keterampilan bahasa yang baik.
  • Kemampuan kognitif: Anak-anak yang memiliki kemampuan kognitif yang baik, seperti kemampuan perhatian dan memori, akan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengembangkan keterampilan bahasa yang baik.

Temuan studi terbaru ini menunjukkan bahwa pendidikan ibu tidak menjadi faktor penentu utama dalam perkembangan bahasa anak. Faktor-faktor lain, seperti lingkungan rumah dan interaksi sosial, lebih berperan dalam perkembangan bahasa anak.

Namun, penting untuk diingat bahwa pendidikan ibu tetap dapat berperan penting parenting dalam perkembangan bahasa anak. Ibu yang berpendidikan tinggi cenderung memiliki pemahaman yang lebih baik tentang perkembangan bahasa anak dan dapat memberikan stimulasi bahasa yang lebih baik kepada anak-anaknya.

About Author

Ayu Dwi Amira