37°C
28 February 2024
Menyusui

ASI Hindmilk Bantu Bayi Cepat Gemuk

  • November 13, 2023
  • 4 min read
ASI Hindmilk Bantu Bayi Cepat Gemuk

Hibunda – Warna ASI kerap kali berubah-ubah ya, Bunda. Warna ASI pada umumnya umumnya kuning, putih, bening, krem, cokelat, atau semburat biru.

Tetapi, kadang-kadang saat menyusui, warna itu mungkin dapat berbeda dan memperlihatkan warna lain. Tenang ya, Bunda, ini keadaan yang umum kok. Tidak harus cemas karena apa yang Bunda konsumsi bisa membuat warna ASI berbeda.

Kadangkala, warna ASI bisa juga terlihat seperti warna hijau, merah muda, atau merah. Seringkali, ada sedikit darah masuk ke ASI hingga ASI warna cokelat atau karat.

ASI Hindmilk Bantu Bayi Cepat Gemuk

Seiring berjalannya waktu, warna ASI sering berbeda ya, Bunda. Tetapi, hal ini bisa berbeda selama seharian atau dalam pemberian waktu menyusui yang masih sama.

Lalu, bagaimana dengan hindmilk. Kurang lebih warna ASI hindmilk yang baik dan tolong bayi cepat gendut seperti apakah ya, Bunda?

Ketahui warna ASI hindmilk yang baik
Ya, semenjak minggu awal melahirkan, ASI umumnya akan berbeda secara cepat. Tidak cuma formasi dan banyaknya tapi juga berwarna, Bunda.

Pada awal, yang keluar payudara yaitu kolostrum atau ASI pertama kali yang dibuat badan. Kolostrum banyaknya sedikit dan condong pekat tapi kaya nutrisi. Struktur kolostrum kerap kali bening, encer, dan seringkali warna kuning atau oranye dan kental.

Selanjutnya masuk ASI peralihan. Sesudah sejumlah hari awal kolostrum, produksi ASI bertambah dan badan mulai menghasilkan ASI peralihan. Selama saat peralihan dua minggu ini, warna ASI umumnya berbeda dari kuning jadi putih saat ASI masuk.

Sesudah dua minggu berakhir, badan capai tahapan ASI mature. Peralihan performa ASI mature ini berdasar seberapa banyak lemak yang dikandungnya. Lantas, sesudah ASI mature mulai mengucur keluar payudara di awal sesion menyusui atau memompa, ASI itu lebih encer serta lebih rendah lemak.

ASI tersebut yang disebutkan foremilk. Karena foremilk encer, condong kelihatan bening atau kebiruan seperti disebutkan Donna Murray, RN, BSN, d ikutip dari situs Very Well Famili.

Saat Bunda terus memompa atau menyusui, kandungan lemak dalam ASI selanjutnya bertambah. Bersamaan pertambahan lemak, ASI beralih menjadi ASI yang kental dan disebutkan hindmilk.

Penampilan hindmilk warna putih atau kuning lebih kental. Karena condong berlemak, ASI hindmilk berikut yang penting dioptimalkan pemberiannya ke bayi ya, Bunda, hingga mereka memperoleh penuh lemak-lemak ASI dan zat yang bergizi yang lain untuk menolong tingkatkan berat badannya.

Antara Foremilk Dan Hindmilk

Pada umumnya, sebetulnya ASI memanglah bagus diberi baik foremilk yang disebut ASI yang keluar pada awal dan hindmilk atau ASI yang keluar diakhir sesion menyusui. Namun, ketidaksamaan dari ke-2 tipe ASI itu yaitu berada pada kandungan lemaknya ya, Bunda.

Kandungan lemak ini terkait pada tingkat kepenuhan payudara dan fokus lemak dengan setahap bertambah bersamaan lewat proses pemberian ASI.

Walaupun bayi yang menyusu terlihat kenyang, mereka mungkin tidak terima cukup lemak (dalam jumlah lebih banyak diketemukan di hindmilk) dan mungkin tidak capai peningkatan berat tubuh yang diharap sama sesuai tingkatan umurnya, seperti d ikutip dari situs Lactamo.

Karena itu, Bunda perlu ketahuinya dari sejumlah tanda yang dapat dilihat. Satu diantaranya popok bayi. Bila Bunda temukan popok basah tapi jarang-jarang BAB, ini adalah pertanda konsumsi foremilk lebih tinggi pada bayi walau mereka kerap menyusu.

Ditambahkan lagi, karena foremilk semakin tinggi laktosanya (dan melalui usus secara cepat), Bunda mungkin menyaksikan kotoran bayi berbuih dan warna hijau.

Riset sudah memperlihatkan jika pijat payudara bisa menolong hasilkan semakin banyak lemak pada bagian belakang payudara. Bunda bisa jadikan alternative itu untuk mengoptimalkan produksi hindmilk hingga bayi memperoleh dengan optimal jatahnya ya, Bunda.

Selain itu semua, dibanding Bunda terjerat dalam rasio foremilk-hindmilk, lebih bernilai biarkan bayi pimpin dan menyusu kapan saja mereka ingin cari payudara karena mereka dengan perasaanah tahu langkah memperoleh tingkat kalori yang akurat.

Dan, ketahuilah jika tiap orang memiliki pengalaman yang tidak sama saat menyusui atau memompa ASI. Itu penyebabnya, konsentrasilah di posisi dan pelekatan yang bagus untuk menggerakkan produksi dan pengeluaran ASI yang efisien.

Sebaiknya, selalu keringkan payudara pertama saat sebelum tawarkan payudara ke-2 . Ini untuk menolong mengoptimalkan pengosongan payudara secara baik saat sebelum mereka menghasilkan lagi ASI didalamnya.

Bila Bunda menjumpai kesusahan sepanjang menyusui dan mempunyai persoalan menyusui, selekasnya diskusikan sama dokter atau konsultan laktasi sebagai jalan keluar selanjutnya ya, Bunda.

About Author

Ayu Dwi Amira