37°C
28 February 2024
Kesehatan

Alasan Makanan yang Direbus Lebih Sehat

  • Desember 6, 2023
  • 3 min read
Alasan Makanan yang Direbus Lebih Sehat

Hibunda – Dibanding dengan goreng dan panggang, memproses makanan dengan rebus dan kukus dipercayai lebih sehat. Tetapi, dari ke-2 langkah mengolah sehat ini, adakah satu diantaranya yang lebih bagus?

Rebus adalah sistem mengolah dengan memanasi air atau kaldu sampai mendidih, lantas makanan ditempatkan ke air itu sampai masak. Tehnik mengolah ini bisa dipakai untuk memperdalam telur, pasta, ayam, sayur, dan beberapa macam seafood.

Alasan Makanan yang Direbus Lebih Sehat

Dan kukus ialah proses memperdalam makanan dengan memakai uap panas yang dari air mendidih. Sistem ini membutuhkan panci khusus yang ada penyekat didalamnya. Umumnya, mengukus dilaksanakan untuk mengolah sayur, ayam, ikan, sampai kue.

Maka Rebus atau Kukus?

Langkah mengolah dengan rebus dan mengukus memang sama sehat. Ke-2 tehnik ini dapat jaga kandungan kalori pada makanan tidak berubah karena tidak memerlukan tambahan minyak atau mentega.

Namun, beberapa macam makanan bisa menyusut gizinya jika diolah langkah direbus. Satu diantaranya ialah sayur.

Sayur yang direbus, terutama bila sama air mendidih dan dalam waktu lama, bisa kurangi nilai gizi sayur. Vitamin B kompleks, vitamin C, vitamin E, dan kalium dalam sayur dapat terlarut pada air yang mendidih.

Maka karena jumlahnya gizi penting yang bisa lenyap, kamu dianjurkan memproses sayur dengan dikukus. Sistem kukus akan jaga nilai vitamin, mineral, anti-oksidan, dan zat alami makanan, sekalian menjaga bentuk, struktur, warna, dan rasanya.

Ringkasannya, sistem kukus termasuk lebih bagus dipakai pada beberapa macam makanan tertentu. Tetapi, masih tetap lihat durasi waktu waktu mengolahnya, ya.

Panduan Mengolah dengan Rebus dan Kukus yang Betul

Pilih rebus dan kukus saat memproses makanan telah pas dibanding sistem menggoreng atau memanggang. Tetapi, kamu perlu tetap melakukan dengan tehnik mengolah yang betul.

Yok, ikutinya panduan mengolah dengan rebus dan kukus berikut agar makanan yang kamu masak masih tetap memiliki nutrisi:

Pastikan makanan yang hendak diproses fresh dan yang bergizi imbang. Disamping itu, menjaga beberapa alat masak dan dapurmu masih tetap bersih supaya makanan tidak tercemar bakteri.

Bersihkan tangan dan seluruh bahan makanan saat sebelum diolah.

Sedapat mungkin jauhi pemakaian minyak dan mentega. Jika memang perlu menambah minyak ke masakan, pilih minyak yang sehat, seperti minyak zaitun dan minyak kanola.

Bataskan jumlah garam yang kamu tambah ke masakan.

Jika ingin rebus sayur, pakailah sedikit air dan jangan masak pada air yang terlampau mendidih.

Bila bahan makanan yang direbus ialah daging, ikan, atau seafood, air sisa rebusan dapat dipakai lagi untuk kaldu.

Jangan rebus dan kukus makanan kelamaan.

Tiap proses mengolah pada intinya bisa kurangi nilai gizi dari makanan. Namun, sistem rebus dan kukus menjadi opsi untuk kurangi kebuangnya gizi.

About Author

Ayu Dwi Amira