37°C
28 February 2024
Kehamilan

Alasan CDC Anjurkan Ibu Hamil Dapat Vaksin RSV di Trimester 3

  • Oktober 4, 2023
  • 3 min read
Alasan CDC Anjurkan Ibu Hamil Dapat Vaksin RSV di Trimester 3

Hibunda – Salah satu bentuk pencegahan yang bisa dilakukan adalah dengan melakukan vaksinasi. Beberapa waktu lalu, terdapat sebuah jenis vaksin yang direkomendasikan untuk ibu hamil. Vaksin tersebut bermana vaksin RSV yang bermanfaat untuk mencegah penyakit saluran pernapasan bagian bawah.

Kehamilan menjadi masa yang cukup rentan baik bagi Bunda ataupun Si Kecil di dalam kandungan. Pada masa ini ibu dan bayi memerlukan perhatian dan perawatan yang ekstra untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan.

Alasan CDC Anjurkan Ibu Hamil Dapat Vaksin RSV di Trimester 3

Lalu, sebenarnya kapan waktu yang tepat bagi ibu hamil untuk mendapatkan vaksin ini? Benarkah vaksin RSV harus diberikan saat kehamilan memasuki trimester 3? Simak artikel ini sampai tuntas untuk mengetahui jawabannya, Bunda.

Sangat baik diberikan di trimester 3

Melansir dari Centers for Disease Control and Prevention, vaksin RSV sangat direkomendasikan untuk diberikan pada ibu hamil saat usia kandungan telah memasuki usia 32-36 minggu atau trimester 3. Hal ini karena pada trimester 3, kondisi Bunda dan Si Kecil di dalam kandungan sudah lebih stabil dan siap menerima vaksin RSV yang dosisnya cukup tinggi dibandingkan vaksin jenis lain.

Pemberian vaksin RSV pada trimester 3 juga dinilai akan lebih efektif untuk melindungi bayi dari risiko penyakit saluran pernapasan bagian bawah saat lahir. Menurut sebuah penelitian, pemberian vaksin RSV di trimester 3 kehamilan terbukti mengurangi risiko rawat inap dan kunjungan ke fasilitas kesehatan akibat RSV pada bayi baru lahir sekitar 80 persen.

Alasan CDC Anjurkan Ibu Hamil Dapat Vaksin RSV

Pada trimester pertama dan kedua pemberian vaksin ini belum disarankan karena dosisnya yang cukup tinggi. Vaksin RSV yang diberikan pada trimester awal dikhawatirkan memberikan dampak yang kurang baik pada janin. Selain berdampak kurang baik, pemberian vaksin RSV pada trimester awal dikhawatirkan kurang efektif untuk melindungi Si Kecil dari risiko penyakit saluran pernapasan bagian bawah.

“Saya mendorong para orangtua untuk berbicara dengan dokter mereka tentang bagaimana melindungi buah hati mereka dari penyakit RSV yang serius, baik dengan vaksin yang diberikan selama kehamilan, atau dengan imunisasi RSV yang diberikan pada bayi setelah kelahiran,” kata Mandy Cohen, direktur CDC.

Selain bisa diberikan saat trimester 3, vaksin RSV juga dapat diberikan ketika Si Kecil sudah lahir ke dunia. Meski dirasa kurang efektif, tapi tak ada salahnya untuk berkonsultasi kepada dokter anak terkait pemberian vaksin RSV pada Si kecil.

Lalu, bagaimana cara kerja vaksin RSV untuk melindungi Si Kecil di dalam kandungan? Simak lebih lengkap pada halaman selanjutnya, Bunda.

Efektivitas vaksin RSV

Melansir dari Time, vaksin RSV telah terbukti efektif sebesar 81,8 persen dalam mencegah penyakit pernapasan parah pada bayi dalam 90 hari pertama setelah kelahiran. Pernyataan ini bersumber dari penelitian yang dilakukan FDA dengan melibatkan 18 ibu hamil.

Vaksin RSV sangat disarankan untuk diberikan pada ibu hamil, karena penyakit saluran pernapasan bagian bawah ini dilaporkan telah menyebabkan 80.000 balita dirawat di rumah sakit setiap tahunnya. Selain telah menyerang banyak bayi, penyakit ini juga telah menyebabkan kematian kepada hampir 300 orang.

Cara kerja vaksin RSV

Vaksin RSV bekerja dengan cara memanfaatkan sistem kekebalan tubuh ibu hamil dan mendorongnya untuk menghasilkan antibodi melawan RSV. Antibodi yang dihasilkan oleh ibu hamil akan disalurkan melalui plasenta kepada janin.

Antibodi yang disalurkan sejak dalam kandungan dipercaya akan membuat Si Kecil memiliki tingkat pertahanan dan kekebalan tubuh yang tinggi ketika lahir. Hal ini tentunya akan membuat Si Kecil lebih kuat untuk melawan bakteri-bakteri penyebab infeksi saluran pernapasan bagian bawah.

Vaksin ini dipercaya efektif melindungi bayi sampai usia 6 bulan atau dengan kata lain sampai bayi bisa membentuk antibodinya sendiri. Namun, jika merasa khawatir Bunda bisa berkonsultasi kepada dokter terkait pemberian vaksin RSV saat bayi sudah lahir dan cukup umur.

Jika Bunda sedang hamil dan sudah menginjak usia trimester 3, segeralah berkonsultasi kepada dokter terkait pemberian vaksin RSV. Semoga artikel ini bermanfaat ya Bunda.

About Author

Ayu Dwi Amira